Thursday, 29 September 2016

Story of Malang (Part 2)

[Day 2 - February 24, 2016]


Hai.. Cukup lama juga ya tidak menulis cerita liburan di Malang. Huaaah. Tiga bulan loh gak nulis. Oke hari ini akan gw lanjutin ceritanya.

Setelah hari pertama yang penuh dengan kekesalan karena baru sehari di homestay sudah didatangi pihak keamanan, akhirnya ibu pemilik pagi-pagi datang dan dengan santai mengatakan "tenang aja, niat kalian kan baik. saya juga yakin kalian tidak mungkin kenapa-kenapa di sini. tujuan kalian kan jelas emang mau liburan". Wow.. bisa sesantai itu ya bu hahaha, sedangkan kita semalaman musingin berbagai plan kalau seharusnya kita memang harus pindah. Baiklah puji Tuhan dengan begini kita tidak harus cari lagi tempat tinggal baru.

Di hari kedua ini kita menghabiskan waktu yang cukup panjang di Batu. Mau tau apa? Yuupp.. kita jalan-jalan ke Jatim Park 2 dan dilanjutkan lagi ke Batu Night Spectacular. Seperti biasa kita hujan-hujanan juga selama di Jatim Park 2. Perjalanan ke sana tidak terlalu jauh. Super puas banget bisa ke tempat itu. Oh ya buat yang belum tau Jatim Park 2 itu apa, nah akan gw jelasin ya. Jadi, Jatim Park 2 ini merupakan kebun binatang versi kerennya. Mungkin bisa dibilang mirip Taman Safari kali ya, yang pasti tempatnya sangat besar dan binatang-binatangnya pun ada yang dari luar negeri. Jarak pengunjung dengan binatangpun sangat dekat. Banyak zona disana jadi kita lebih banyak menikmati binatang-binatang itu daripada menikmati wahana permainan yang ada. Kejadian paling lucu di sana adalah ketika gw dan Fena melewati kandang alpaka. Alpaka hampir mirip dengan unta, tapi alpaka tidak berpunduk. Sebagian besar tiap kandang ada papan bertuliskan "My Baby" that it means maybe every year or every few months  there's a new baby. Nah, saat itu gw melihat papan itu di kandang alpaka and I asked to Fena, "Fen, ini yang mana ya baby nya?" then she answered me, "Gak tau Shar". Akhirnya gw tanya langsung sama petugas yang lewat. Dia pun menunjuk ke salah satu alpaka yang menurut kita berdua beda banget sama yang di foto. Kemudian dia seakan mendekati alpaka dan melakukan sesuatu entah apa. Dan kami refleks mendekat dan buuuurrrr. Kita berdua langsung kaget dan ambil seribu langkah karena hampir kena sembur dari si alpaka. Damn you! Tapi yang paling menyenangkan dari setelah aksi sembur menyembur itu adalah mereka semua mendekat ke arah kami. Yeayy. Gw langsung bilang ke Faldi (doi bawa yicam), "Fal ayok foto fal wefie bareng alpaka". Cekrek cekrekkkk. Keren hasilnya. Semua alpaka seakan sadar sedang foto. Eh semua pengunjung yang ada disitu sontak langsung ikut-ikutan foto bareng alpaka hahaha. So, thank you too deh mas petugas.

Seharian looohhh kita main di Jatim Park. Dari masih terang sampai gelap. Disana kita bisa tour lihat binatang-binatang lebih dekat dengan menggunakan mini kereta terbuka sambil memberikan makanan langsung. Banyak binatang yang belum pernah kita temui secara langsung. Don't ask what's that animal, because I don't remember their names hehe. Selama di sana kita menikmati lebih kurang 4 wahana. After lunch kita langsung nyobain wahana yang kalau kata Ricky mirip gajah beleduk. Hmm I think it was much different with gajah beleduk karena setelah dinaiki kita akan berputar-putar sampai rasanya mabuk laut and I can't control myself to not scream loud. Emang sotoyism sekali si Ricky ini hahaha. Sesudah itu, kita naik wahana yang gw gak inget itu namanya apa, mirip tornado dufan tapi tidak sampai diputar 360 derajat. Cukup nekad dan panik untuk orang seukuran gw dan Karina. Sepanjang permainan gw cuma bisa teriak-teriak ketakutan karena sesungguhnya gw gak terlalu berani dengan ketinggian, tapi menyenangkan juga kalau sama-sama kalian hihihi. Lanjut lagi naik bom boom car, lebih santai mainnya dan yang terakhir naik kapal keliling danau sambil lihat monyet di tengah-tengah danau. Oh iya lupa sebenarnya abis lunch kita naik carousel dulu. Setelah puas bermain wahana kita masuk ke museum satwa dimana isinya bukanlah binatang yang masih  hidup melainkan yang sudah punah dan diawetkan.

Huuuhhhh capeknya seharian mengelilingi Jatim Park 2. Ditambah lagi perut keroncongan belum makan malam. Akhirnya kita memutuskan untuk mencari makan sekitar alun-alun batu dan melanjutkan lagi ke BNS. Biaya masuk Rp 20rb tidak termasuk free wahana. Jadi kalau mau main mesti bayar lagi. Harganya sekitar 10 ribu ke atas. Salah satu wahana yang buat gw merinding lagi untuk kedua kalinya adalah naik kereta di atas BNS, dimana sisi kanan-kiri terbuka lebar, dan hanya bisa diisi 2 orang. Tak beranilah gw putar-putarin itu kereta (keretanya bisa diputar 360 derajat). Naik ini juga cuma modal nekad dan penasaran. Gw naik bareng Fida. Tidak terlalu banyak wahana yang kita naiki karena mengingat harus merogoh kantong lagi setiap naik wahana. Terakhir Karina yang pengen banget main gokart tapi saat tanya harganya hmm sangat gak masuk di kantong gw dan Fena. Kalau gak salah inget, untuk single 75ribu, double (partner) 50ribu. Akhirnya Karina ditemani Sergie. Jadi makan tambahlah bahan ceng-an hahaha.

Hari itu dingin cukup menusuk di kulit sampai kita pakai sarung tangan karena tidak tahan dengan dinginnya kota Batu. Tiba di homestay pukul 23.00-an, kita langsung cuci muka dan merebahkan badan di kasur. Selama di sana bisa dihitung kami hanya mandi sehari sekali kecuali beberapa orang sih yang masih tetap mandi kalau sudah pulang larut malam. Contohnya Karina haha.

Sekian cerita di hari kedua.

****





at BNS


Thanks for read,
Leen

No comments:

Post a Comment