Hai! Bagaimana kabar kalian?
Ya, semoga sungguh baik dan amat baik ya. Seharusnya kisah liburan Bala Rangers ke Malang sudah usai dari sekian bulan yang lalu tapi karena terlalu banyak printilan alias urusan jadi tak sempat menorehkannya pada diary online ini hehehe. Daaannnnnnnn seharusnya juga ini sudah menjadi 4-6 bulan gw bekerja di sebuah perusahaan yang memiliki badan hukum, tapi apa mau dikata emang belum rezekinya aja dari Pencipta. Meskipun orangtua belum "ngotot" harus segera kerja tapi keluarga gw yang lain yang selalu mendesah untuk segera kerja bahkan sampai kirimin link-link job. I know they are so kind. Bila saja mereka tahu bagaimana susahnya mendapatkan pekerjaan. Sesungguhnya tak semudah itu mendapat pekerjaan dengan gelar yang sudah diraih. Andai saja mereka juga tahu seberapa besar keinginan dan usaha gw untuk bekerja. Ada kali ya sekitar 10-12 perusahaan bahkan kayaknya lebih yang udah gw apply tapi yang sampai pemanggilan interview baru tiga perusahaan dan memang belum lolos aja. Sedih sih mendengar pernyataan mereka yang sesungguhnya bukan ke lebih mendukung tapi bertanya seakan I'm so jobless. Tapi gw mencoba untuk mensyukurinya karena selalu gw yakini "Waktu Tuhan tidak akan pernah terlambat dan tempat yang diberikan juga tidak akan pernah salah". I believe that so much! Gw akan buktikan suatu saat nanti kalau gw bisa berkarya. Gw bersyukur juga karena meskipun gw belum bekerja di perusahaan ber-label badan hukum, paling nggak gw masih bisa punya penghasilan. Emang gak banyak dan gak bisa menutupi kebutuhan gw dan keluarga, tapi setidaknya ada isinya lah ya ATM itu. Terkadang suka susah nolak juga untuk tidak ikut jalan-jalan watchana dua ronde karena sesungguhnya I really really do not have money. Biarpun gw ada uang di ATM, tapi tidak menjamin bahwa 50 thousand is enough. So, pasti gw akan tarik uang lebih dari 50 rebaayy dan selanjutnya habislah. Sediiihhhhh banget. Gw tidak bilang mereka mementingkan dirinya sendiri. Super nooooo. Karena mereka menginginkan momen bersamanya. Oke udah segitu dulu sedih-sedihannya ya. Tolong doain ya biar usaha gw cepat dijawab TUHAN YESUS.
Ya, semoga sungguh baik dan amat baik ya. Seharusnya kisah liburan Bala Rangers ke Malang sudah usai dari sekian bulan yang lalu tapi karena terlalu banyak printilan alias urusan jadi tak sempat menorehkannya pada diary online ini hehehe. Daaannnnnnnn seharusnya juga ini sudah menjadi 4-6 bulan gw bekerja di sebuah perusahaan yang memiliki badan hukum, tapi apa mau dikata emang belum rezekinya aja dari Pencipta. Meskipun orangtua belum "ngotot" harus segera kerja tapi keluarga gw yang lain yang selalu mendesah untuk segera kerja bahkan sampai kirimin link-link job. I know they are so kind. Bila saja mereka tahu bagaimana susahnya mendapatkan pekerjaan. Sesungguhnya tak semudah itu mendapat pekerjaan dengan gelar yang sudah diraih. Andai saja mereka juga tahu seberapa besar keinginan dan usaha gw untuk bekerja. Ada kali ya sekitar 10-12 perusahaan bahkan kayaknya lebih yang udah gw apply tapi yang sampai pemanggilan interview baru tiga perusahaan dan memang belum lolos aja. Sedih sih mendengar pernyataan mereka yang sesungguhnya bukan ke lebih mendukung tapi bertanya seakan I'm so jobless. Tapi gw mencoba untuk mensyukurinya karena selalu gw yakini "Waktu Tuhan tidak akan pernah terlambat dan tempat yang diberikan juga tidak akan pernah salah". I believe that so much! Gw akan buktikan suatu saat nanti kalau gw bisa berkarya. Gw bersyukur juga karena meskipun gw belum bekerja di perusahaan ber-label badan hukum, paling nggak gw masih bisa punya penghasilan. Emang gak banyak dan gak bisa menutupi kebutuhan gw dan keluarga, tapi setidaknya ada isinya lah ya ATM itu. Terkadang suka susah nolak juga untuk tidak ikut jalan-jalan watchana dua ronde karena sesungguhnya I really really do not have money. Biarpun gw ada uang di ATM, tapi tidak menjamin bahwa 50 thousand is enough. So, pasti gw akan tarik uang lebih dari 50 rebaayy dan selanjutnya habislah. Sediiihhhhh banget. Gw tidak bilang mereka mementingkan dirinya sendiri. Super nooooo. Karena mereka menginginkan momen bersamanya. Oke udah segitu dulu sedih-sedihannya ya. Tolong doain ya biar usaha gw cepat dijawab TUHAN YESUS.
[Day 3 - February 25, 2016]
Sebenarnya tiap kali menceritakan liburan di Malang ini, gw selalu lupa kemana, kemananya. Jadi untuk mengingatnya lebih sering sambil lihat gallery hahaha. Nah hari ini kita pergi ke Pemandian Air Panas Cangar, Batu. Tempatnya jauh dan susah sinyal. Awalnya berangkat kita masih dapat jaringan GPS tapi semakin mendekati lokasi, sinyal hilang bahkan telkomsel pun juga lenyap seketika. Akhirnya bermodalkan kepercayaan dan lurusnya jalanan kita tetap lanjut. Dan taraaaa kita sampai juga. Treknya lumayan menyeramkan. Biaya masuknya murah kalau gak salah 5 ribu. Waktu masuk hmmm. Ramainya. Banyak anak-anak ya you knowlah ya. Ada 3 kolam air panas. Dua kolam untuk umum dan satu kolam khusus wanita. Oh iya disana juga ada kolam renang air normal haha dengan biaya tambahan tapi waktu lihat warna kolamnya sangat tidak tertarik, warna hijau gitu. Disana juga ada bule loooh, waw. Udara disana panas tapi tetap sejuk dengan angin sepoi-sepoi.
Saat nyelupin kaki, wah panas. Alhasil cuma berani masukin kaki, tapi lama kelamaan sudah mulai terbiasa dan nyelupin semuanya. Kita semua berendam tapi cuma Fida yang sepertinya tidak tertarik. Hmm sayang sekali kamu, Pidaaaa. Selesai berendam, kita langsung makan siang dari bekal yang dibawa Mega. Mau tau apa? Sedih deh haha. Lauknya telur dan kering kentang. Telurnya juga 1 bagi dua. Tak apa deh syukuri saja ya yang penting masih bisa makan. Selesai makan langit sudah berubah gelap. Akhirnya langsung cepat-cepat jalan ke parkiran tapi baru sampai loket hujan besar sudah mengguyur. Kita pun berteduh sebentar sampai volume hujan berkurang. Ya, sekitar 15 menit kita berteduh.
Next destination, Omah Kayu yeaayyyy. Omah Kayu ini rumah di atas pohon gitu yang lagi hits di Instagram anak-anak masa kini. Hujan yang tadinya sudah berhenti kini turun lagi dan mau gak mau tetap harus lanjut jalan dengan dipandu Mega lewat GPS. Sempat nyasar, sampai akhirnya kita menemukan Omah Kayu. Buat kalian yang mau ke Omah Kayu, kalian harus berani! karena perjalanan ke sana memakan waktu yang cukup lama dan dibutuhkan kemampuan yang luar biasa. Jalanannya berkelok-kelok, berbatu, becek (pasca hujan), dan terjal. Kalau dihitung-hitung perjalanan dari Cangar ke Omah Kayu 2,5 jam, ya itu juga sudah ditambah dengan nyasar.
Udah keujanan, susah payah lewatin jalanan berbatu dan becek, tapi gak boleh masuk. Eitsss untung mas-mas nya baik karena kita bilang kalau kita dari Jakarta dan akhirnya diizinin tapi harus hati-hati karena becek dan licin juga di dalam. Satu rumah bisa berisi 6 orang. Nah, dibagi-bagi lah. Sudah lepek, basah, dan kedinginan. Superrrr banget deh destinasi di hari ini. Oh iya kelupaan, biaya masuknya cuma 5 ribu. Murah kan yeyeyyy. Selanjutnya kita nyari makan deh, tapi lupa bangeeet makan dimana hiksss. Memori terbatas nih. Ya, sekian yang bisa diceritakan di hari ini. BYE!
Saat nyelupin kaki, wah panas. Alhasil cuma berani masukin kaki, tapi lama kelamaan sudah mulai terbiasa dan nyelupin semuanya. Kita semua berendam tapi cuma Fida yang sepertinya tidak tertarik. Hmm sayang sekali kamu, Pidaaaa. Selesai berendam, kita langsung makan siang dari bekal yang dibawa Mega. Mau tau apa? Sedih deh haha. Lauknya telur dan kering kentang. Telurnya juga 1 bagi dua. Tak apa deh syukuri saja ya yang penting masih bisa makan. Selesai makan langit sudah berubah gelap. Akhirnya langsung cepat-cepat jalan ke parkiran tapi baru sampai loket hujan besar sudah mengguyur. Kita pun berteduh sebentar sampai volume hujan berkurang. Ya, sekitar 15 menit kita berteduh.
Next destination, Omah Kayu yeaayyyy. Omah Kayu ini rumah di atas pohon gitu yang lagi hits di Instagram anak-anak masa kini. Hujan yang tadinya sudah berhenti kini turun lagi dan mau gak mau tetap harus lanjut jalan dengan dipandu Mega lewat GPS. Sempat nyasar, sampai akhirnya kita menemukan Omah Kayu. Buat kalian yang mau ke Omah Kayu, kalian harus berani! karena perjalanan ke sana memakan waktu yang cukup lama dan dibutuhkan kemampuan yang luar biasa. Jalanannya berkelok-kelok, berbatu, becek (pasca hujan), dan terjal. Kalau dihitung-hitung perjalanan dari Cangar ke Omah Kayu 2,5 jam, ya itu juga sudah ditambah dengan nyasar.
Udah keujanan, susah payah lewatin jalanan berbatu dan becek, tapi gak boleh masuk. Eitsss untung mas-mas nya baik karena kita bilang kalau kita dari Jakarta dan akhirnya diizinin tapi harus hati-hati karena becek dan licin juga di dalam. Satu rumah bisa berisi 6 orang. Nah, dibagi-bagi lah. Sudah lepek, basah, dan kedinginan. Superrrr banget deh destinasi di hari ini. Oh iya kelupaan, biaya masuknya cuma 5 ribu. Murah kan yeyeyyy. Selanjutnya kita nyari makan deh, tapi lupa bangeeet makan dimana hiksss. Memori terbatas nih. Ya, sekian yang bisa diceritakan di hari ini. BYE!
Thanks for read,
Sharo







No comments:
Post a Comment